MIND of Motivator

March 9, 2007

Dream and Dream

Filed under: Uncategorized

THE MIRACLE OF DREAMS

Oleh: Risyanto Aris (lifeskill motivator)

 
Dapat dibayangkan seandainya dunia ini diciptakan tanpa dilengkapi dengan mimpi. Akan terasa gelap dan statis, tidak ada dinamika maupun perubahan berarti. Dan mungkin saja keadaan hari ini tidak akan jauh berbeda dengan peradaban manusia ribuan tahun yang lalu. Dimana manusia masih hidup primitif, nomaden, miskin budaya dan demikian kuat ketergantungannya dengan alam sekitar. Sehingga ketika alam sedang tidak berbaik hati, maka terancamlah eksistensi komunitas manusia tersebut.

Bagaimana jika tidak ada mimpi Michael Faraday, pria tekun yang dilahirkan dari keluarga miskin di Newington, Inggris, tahun 1791. Sosok yang dikenal dengan teori ‘Hukum Faraday’nya itu adalah penemu dasar motor listrik yang dikemudian hari menjadi ‘jiwa’ alat dan mesin canggih yang digunakan hingga saat sekarang ini.

Atau pula seandainya tidak ada mimpi pria jenius kelahiran Ohio, Amerika Serikat, di tahun 1847, Thomas Alpha Edison, maka hingga hari ini dunia akan terkungkung dalam kegelapan. Akan tetapi Edison muda telah membuat sebuah ‘keajaiban’ besar. Edison berhasil menciptakan lampu pijar impiannya sebagai babak baru peradaban dunia. Tidak hanya sekedar dapat memenuhi penerangan untuk kebutuhan rumah tangga, setelah penemuan besarnya itu terbukalah gelombang industrialisasi besar-besaran. Disamping itu, Edison juga menghasilkan temuan-temuan penting lainnya seperti piringan hitam dan mesin telegram. Sehingga tidak sekedar seorang penemu, akan tetapi dirinya juga dikenal sebagai tokoh jenius seribu temuan. 

Dua contoh di atas mungkin terlalu juah untuk dapat kita jadikan contoh. Namun yang paling penting dari kisah di atas adalah bagaimana kita bisa meyakini bahwa keberhasilan hari ini adalah mimpi-mimpi besar di masa lalu orang-orang yang tekun dan pantang menyerah.

Disamping itu, banyak sekali kisah sukses dari para pengusaha besar yang patut dijadikan inspirasi. Perjalanan pengusaha-pengusaha nasional seperti Martha Tilaar, Ciputra, Rahmat Gobel, dan lain-lain, mesti dapat menjadi motivasi untuk terus berjalan maju. Perjalanan bisnis mereka bukan saja tanpa hambatan. Karenanya, jatuh bangun meraih cita-cita adalah satu hal yang lazim. Sebab keberhasilan bukanlah jalan yang tanpa aral melintang. Kekuatan ‘dream’ itu lah yang mendongkrak tekad hingga menjadikan para pemiliknya orang-orang yang pantang menyerah.

Janganlah ragu untuk mulai merangkai mimpi. Karena mimpi itulah yang telah menjadi pangkal keberhasilan-keberhasilan pada hari ini. Sebagaimana mimpi Edison muda yang telah berhasil mengantarkan dunia ini memasuki era baru. Era yang terlepas dari kegelapan dan era munculnya karya-karya besar lain sebagai buah temuan pentingnya.

Begitu ajaibkah ‘dream’ atau mimpi bagi setiap orang? Dalam hal ini mimpi yang dimaksud adalah cita-cita besar, tujuan besar, dan hasrat yang senantiasa tertancap kuat dalam jiwa seseorang. Yaitu, cita-cita atau tujuan yang menjadi target untuk terus menerus diburu hingga dapat diraihnya. Mimpi itulah yang membuatnya tidak peduli meski harus menempuh jalan yang panjang lagi terjal, seberapa pun jauh dan seberapa pun besar kesulitannya. 

Dengan mimpi itu seseorang termotivasi untuk terus berusaha keras, bergelut dengan waktu dan tak lengah menangkap peluang. Dan dengan mimpi itu pula seseorang merancang jalan hidupnya, menentukan strategi dan mengatur langkah.  

Mimpi adalah langkah awal keajaiban

Dunia mimpi memang dunia imajinasi. Dunia yang terlukis hanya dengan detikan syaraf-syaraf otak. Akan tetapi justru dari mimpi inilah seseorang mulai melakukan sesuatu. Seorang pelukis tidak akan mungkin menorehkan goresan tinta pertamanya di atas kanvas sebelum bayangan abstrak terbentuk sempurna dalam benaknya. Bayangan atau imajinasi yang hendak dituangkannya tersebut merupakan bentuk mimpi sang penulis. Ketika gambar dalam benaknya telah terbentuk dengan kuat, maka tangannya pun akan semakin lincah menggoreskan warna demi warna membentuk sebuah lukisan.

Demikian juga dengan jalan hidup seseorang, apa yang akan teraih di masa mendatang pasti merupakan ujung dari sentuhan terakhir goresan lukisannya yang dimulai saat ini. Dan sukses di kemudian hari adalah visualisasi dari mimpi sukses yang telah dicanangkan jauh-jauh hari.

Mimpi adalah alasan tepat untuk terus bergairah

Apa yang terjadi seandainya seorang penjaga gawang cepat putus asa gara-gara jaringnya bergetar oleh bola lawan? Kemungkinan yang tarjadi adalah kekalahan demi kekalahan akan didapatkannya karena sudah patah arang dan tidak cermat lagi menjaga gawang. Kemungkinan berikutnya sang keeper akan digantikan orang lain yang lebih tekun dan bersemangat.

Jatuh bangun dan kegagalan dalam mengejar kesuksesan adalah hal yang biasa dalam sebuah proses. Karena kegagalan sangat mungkin terjadi akibat ketidaktepatan mengatur strategi, bukan dari kesalahan seseorang dalam merangkai ‘dreams’. Seorang penjaga gawang terbaik pun bukanlah goal keeper yang tak pernah kebobolan jaring gawang-nya. Tetapi tidak sekedar kemampuannya dalam menjaga gawang, ia juga seorang yang selalu memberikan usaha terbaiknya untuk menyelamatkan tim dari kekalahan. 

Hanya impian untuk menang di akhir pertandinganlah yang mendorong seorang penjaga gawang terus berjibaku menangkis bola-bola yang terlontar kepadanya. Sebagaimana sebuah ‘dream’ yang membuat seseorang terus bergairah menjalani jalan panjang perjuangan.

Mimpi merupakan energi yang menggerakkan

Mimpi ibarat bahan bakar. Ketika terus ‘terisi’ maka output yang terjadi adalah seseorang akan terus bergerak dalam mengejar kesuksesan demi kesuksesan. Ritme kenerjanya pun akan bertambah kencang pada saat ‘lukisan’nya semakin kuat dan tampak nyata. Tetapi sebaliknya, apabila tidak dijaga dengan baik maka lambat laun upaya yang dilakukan akan mengendur hingga bahkan hilang seiring hilangnya impian. Maka, jangan pernah surut untuk merenda impian!

Tak dapat dipungkiri jika ‘dream’ atau mimpi adalah bagian alamiah yang dimiliki setiap orang. Oleh karena itu, harus dimengerti bahwa mimpi yang ada dalam setiap diri seseorang adalah suatu modal yang sangat besar. Tanpa mimpi seseorang tidak akan menjadi manusia seutuhnya yang mampu berkembang dan menelurkan prestasi besar. Tanpa mimpi manusia akan mengalamai stagnasi peradaban. Dan tanpa mimpi manusia jauh dari keberhasilan dan kesuksesan.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://lmminds.blogsome.com/2007/03/09/dream-and-dream/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer