Tentang Air
SEPERTI AIR MENJADI PIONIR
Oleh: Risyanto Aris (Life Skill Motivator)
Air yang diciptakan-Nya di planet bumi ini sungguh memiliki makna sentral, inilah perkara besar yang membedakan planet bumi dengan planet lainnya. Sehingga diantara triliunan planet di jagad raya ini, hanya planet bumi saja yang jadikan-Nya tempat hidup manusia. Ya, karena hanya di bumi saja air yang cukup bisa ditemukan.
"Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. (Az-Zumar:21)
Secara geologis kehidupan ini memang dimulai dari unsur air. Dari air tumbuh lah lumut yang bisa hidup diatas batuan yang paling keras sekalipun. Dan lumut kemudian pelan pelan menghancurkan batuan bumi yang sedemikian keras, makin lama makin subur. Setelah itu, mulai tumbuhlah jenis-jenis tanaman yang memiliki kelas lebih tinggi; berdaun, berakar, bertangkai, bahkan berbuah. Setelah itu barulah bertebaran makhluk hidup yang lain, hewan dan manusia.
Kalo mencermati kejadian tersebut, maka kita akan dapati satu pelajaran yang sarat makna. Air, adalah pionir proses kehidupan. Begitulah semestinya kita. Menjadi ‘petarung’ tangguh tidak cukup sekedar menyapu lantai yang kotor,menjadi penutup genteng yang bocor atau berlayar mengikuti kemana angin berhembus. Tapi menjadi petarung kehidupan seharusnya bisa menjadi pionir kebaikan, kesuksesan, menjadi inspirasi perubahan, dan menjadi penggagas blue print peradaban ini. Dirinya ibarat seekor ayam jantan yang berkokok di dini hari, saat manusia lain terlelap dalam buaian. Atau seperti matahari yang memancarkan terang cahayanya ketika pagi menjelang, yang mendorong manusia ‘hidup’ dalam aktivitasnya.
Seorang petarung tangguh seharusnya menjadi pionir yang meng-create hari esok, untuk dirinya dan orang lain. Seperti air yang menjadi pionir proses kehidupan. Apakah kita bisa menjadi seperti air?
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." (Al-Baqarah:164).